Penggunaan Teknologi Ramah Lingkungan
Woensdag 02 Oktober 2013
Kesadaran Akan Teknologi Ramah Lingkungan
Jika membicarakan tentang bumi sangat menarik bukan? Ya, karna Bumi yang kita tempati ini sangatlah indah seperti surganya Dunia, dengan berbagai keanekaragaman keindaha yang memukan indera penglihatan. Tapi Bumi yang kita tempati ini semakin hari semakin Tua dan semakin panas Rasanya, jika kita tidak cepat bertindak. Maka bumi ini akan Rusak oleh ulah manusia secara sengaja maupun tidak sengaja yang seharusnya kita jaga, panas bumi ini tidak bisa teratasi jika kita Tak sadar diri untuk memperbaikinya.
Menurut IPPC (Intergovermental Panel On Climate Change) Suhu permukaan Global akan Meningkat Mulai dari 1.1 Hingga 6.4 C (2.0 hingga 11.5 F) antara tahun 1990 sampai 2100.
Begitu Besarnya kenaikan Suhu dipermukaan bumi ini, apa jadinya kalau bumi kita ini panas? Pastinya sangat mengerikan untuk kedepannya, bisa kita lihat banyak dimana mana terjadi kemarau, akibat pemanasan Bumi. Suhu yang tidak meratanya sangat mencolok, Terjadi pemusatan panas di Suatu Daerah. Itu semua akibat ulah kita sendiri yang tidak bisa menjaga Bumi ini, yang bisanya hanya merusak bukan memperbaharuinya agar menjadi Surga Dunia sampai kapan pun. Alangkah baiknya jika kita sadar dan dapat merubah sikap agar dapat melestarikan lingkungan yang mulai Tercemar akibat Polusi yang kita buat sendiri karena ingin mengambil sumber energi atau kebutuhan yang mendalam buat diri sendiri dengan tidak ramah lingkungan
Sebenarnya kita dapat mengambil sumber energi tanpa merusak lingkungan sekitar dengan cara menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. Tetapi biasanya masyarakat hanya memilih menggunakan teknologi yang pemakaiannya Relatif mudah dan cepat walaupun teknologi yang di pakainya sama sekali tidak Ramah Lingkungan. Lalu bagaimana cara kita memanfaatkan teknologi ramah lingkungan untuk menjaga Bumi ini? Tentu saja itu mudah untuk di lakukan. Mulai dari hal-hal kecil saja seperti pada pertanian yang sering memakai bahan kimia untuk melakukan penyuburan Lahannya. Hal itu bisa kita kurangi dengan menurunkan tingkat penggunaan bahan kimia tersebut dengan menggunakan bahan alami seperti pupuk kompos dan kandang yang tidak akan merusak tanah. Melakukan pengiritan bahan bakar terbuang percuma pada traktor, yaitu dengan menggunakan Tenaga Hewan seperti kerbau untuk membajak sawah. Akan tetapi banyak masyarakat yang modern dengan menggunakan teknologi canggih yang tidak ramah lingkungan.
Menurut Seorang ahli sosiologi terkenal, Road Bain (1937), menjelaskan bahwa teknologi antara lain mencakup seluruh alat, mesin, peralatan, senjata, perumahan, pakaian, komunikasi, dan transportasi yang diproduksi dan digunakan. Dari penjelasan tersebut kita dapat mengambil suatu penjelasan mengenai teknologi, artinya di kehidupan sehari-hari banyak dijumpai berbagai macam teknologi, akan tetapi teknologi tersebut banyak yang tidak ramah lingkungan. contohnya pada bidang Rumah tangga kita dapat menggunakan sapu lidi untuk membersihkan debu pada karpet daripada menggunakan vacum cleaner yang membutuhkan listrik dan jadi tidak ramah lingkungan. Selain sapu, untuk menghaluskan bumbu makanan atau rempah-rempah kita dapat menggunakan Ulekan Bumbu dapur dari pada kita menggunakan Blender yang menggunakan listrik. Secara tidak sadar kita telah mengurangi polusi udara. Lalu dengan mengurangi pemakaian listrik secara teratur dan mengurangi pemakaian Air secara berlebihan.
Selanjutnya Berjalan kaki dan Bersepeda itu menyehatkan dan termasuk ramah lingkungan. Selain itu juga kita semakin terus berjalan dan bersepeda kita juga telah mengurangi polusi udara, atau pencemaran udara yang dapat mengganggu sistem Pernapasan. Pencemaran udara diakibatkan oleh menipisnya lapisan oksigen yang kita hirup, agar oksigan di permukaan bumi Terjaga keasliannya kita juga dapat menambah tumbuhan-tumbuhan di sekitar perkarngan rumah atau lingkungan Tempat perkotaan yang tingkat polusinya tinggi. Dengan cara menanam pohon-pohon Rindang seperti pohon Jati dan Beringin karena pohon tersebut banyak mengeluarkan Oksigen yang cukup Besar untuk kita bernapas. Selain memberi oksigen Pohon-pohon tersebut dapat menambah lapisan ozon yang menipis, agar tidak ada pemanasan Global.
Apa Jadinya jika panas bumi semakin meningkat dari tahun ke tahun, bulan ke bulan bahkan dari hari ke hari. Lalu bagaimana jika es di kutub utara dan kutub selatan ini benar-benar mencair. Tentu bumi tempat kita berpijak ini akan hanyut, dan juga kita semua tidak mengiginkan hal seperti itu terjadi. Maka sekarang ini teknologi Ramah lingkungan dapat membantu mengurangi pemanasan Global yanag dari hari ke hari semakin menjadi. Dengan kesadaran dari masyarakat sendiri teknologi Ramah Lingkungan dapat di Ciptakan dalam kehidupan sehari-hari dan dengan alat-alat yang mudah didapat dengan harga yang terjangkau.
Agar Munculnya kesadaran tersendiri dari masyarakat untuk selalu menggunakan Teknologi Ramah lingkungan. Walaupun harus kembali menggunakan cara-cara Jadul (Jaman Dulu) atau tradisional yang lebih ramah lingkungan itu lebih baik daripada menggunakan cara modern tapi tidak ramah lingkungan. Sementara itu pemerintah juga dapat menaikan pajak motor atau mobil lainnya supaya pembelian kendaraan itu berkurang. Tetapi pemerintah juga seharunya memperbaiki fasilitas-fasilitas umum agar masyarakat beralih ke kendaraan umum, selain itu tetap harus ada kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Dampak dari teknologi ramah lingkungan pun akan terasa nanti ketika kita benar-benar sudah beranjak dewasa. Terkadang kita tidak sadar akan hal itu, walaupun begitu sampai kapanpun tetap kita harus melakukan budaya menggunakan teknologi ramah lingkungan.
Woensdag 25 September 2013
PENGGUNAAN TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN
Semakin hari bumi semakin tua, semakin hari bumi semakin panas. Apabila kita tidak
peduli dengan bumi ini, bumi
akan semakin rusak. Ini semua terjadi karena ulah manusia yang secara sengaja
maupun tidak sengaja
sering merusak bumi ini
yang seharusnya kita jaga.
Panas di bumi
ini tidak akan bisa teratasi bila sejak dini kita
tak sadar diri
untuk turut serta merawatnya.
Sebagian besar kenaikan panas bumi terjadi
sejak pertengahan abad 20
yang kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas – gas rumah kaca akibat efek dari
rumah kaca, dengan
suhu rata-rata global pada permukaan bumi telah
meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Menurut IPPC (Intergovernmental
Panel on Climate
Change) suhu permukaan global akan meningkat
mulai dari 1.1
hingga 6.4 °C (2.0 hingga 11.5
°F) antara tahun 1990 sampai
2100.
Segala sumber energi yang
terdapat di bumi
berasal dari matahari. Maka dari
itu kita harus sadar
diri untuk saling
menjaga, merawat dan senantiasa
melestarikan bumi ini, salah satunya dengan menggunakan berbagai macam teknologi
yang ramah lingkungan.
Penggunaan teknologi ramah lingkungan
pada dasarnya harus sudah
bisa dimaksimalkan pada berbagai
bidang, namun hingga
saat ini masyarakat
cenderung lebih memilih
menggunakan teknologi yang pemakaiannya
lebih mudah dan
cepat walaupun teknologi
yang dipilih itu tidak ramah
lingkungan. Sementara pengertian teknologi ramah lingkungan
sendiri adalah teknologi yang memproteksi
lingkungan, mengurangi daya polusi,
menggunakan semua sumber
daya secara berkelanjutan, mendaur
ulang lebih banyak produk dan limbahnya, dan menangani
sisa limbah dengan cara yang benar.
Lalu bagaimana cara kita
untuk memanfaatkan teknologi ramah lingkungan
untuk menjaga bumi ini?
Itu semua mudah
untuk dilakukan. Mulai dari
hal – hal terkecil saja terlebih dahulu seperti pada bidang
pertanian agar mengurangi
pemakaian pestisida maupun pupuk
kimia yang berlebihan
dengan menggunakan pupuk kompos
dan kandang
yang ramah lingkungan dan tidak merusak
tanah.
Serta mengganti penggunaan traktor dengan kerbau dalam
mem-bajak sawah. Selain biaya perawatan kerbau yang
murah kotarannya pun bisa
dijadikan sebagai Biogas.
Selanjutnya dalam bidang rumah tangga, kita bisa
menggunakan sapu lidi
untuk membersihkan debu yang menempel pada karpet
daripada menggunakan vacum cleaner
yang membutuhkan listrik dan jadi tidak
ramah lingkungan. Selain sapu, ulekan pun alat yang ramah lingkungan. Ulekan bisa
digunakan ibu rumah
tangga untuk menghaluskan
bumbu dan mengganti
pemakaian blender yang harus
memakai tenaga listrik.
Sadar ataupun tidak sebenarnya
berjalan kaki dan bersepeda
itu menyehatkan dan termasuk
ramah lingkungan. Selain itu juga dengan
kita semakin sering berjalan kaki atau
bersepeda secara tidak langsung kita telah
membantu mengurangi polusi udara.
Tetapi karena kebiasaan dalam menggunakan kendaran bermotor dan fasilitas
yang kurang memadai bagi para pejalan
kaki
dan pesepeda, maka orang – orang lebih memilih untuk menggunakan kendaraan bermotor. Sekarang ini, pemerintah pusat maupun daerah telah
menyelenggarakan program car free day
di beberapa daerah atau
kota besar dalam usaha untuk mengurangi polusi dari kendaraan
bermotor yang tinggi. Namun sayangnya,
program tersebut belum terlaksana secara maksimal.
Otto Soemarwoto : Lingkungan hidup adalah jumlah
semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi
hal yang hidup termasuk kehidupan manusia. Artinya
Teknologi Yang Tidak Ramah Lingkungan Juga Dapat Mempengaruhi Kondisi
Lingkungan Yang Harmonis.
Hingga saat ini, kebanyakan orang tidak memilih
teknologi ramah lingkungan
karena memerlukan tenaga dan
waktu yang lebih dan
ada juga sebagian teknologi ramah lingkungan yang mahal.
Seperti contohnya fasilitas yang kurang
memadai bagi para
pejalan kaki dan
pesepeda yang membuat
mereka tidak nyaman. Juga karena
banyak trotoar yang digunakan
menjadi tempat berdagang para penjual
kaki lima, dan motor
yang suka menggunakan
trotoar seenaknya dalam menghindari kemacetan.
~Kelebihan dan Kekurangan Teknologi
Ramah Lingkungan~
Pada dasarnya, teknologi ramah lingkungan buatan manusia
walaupun sudah terbilang
canggih namun tentu masih jauh dari
kata sempurna . Dampak dari penggunaan
teknologi ramah lingkungan pun akan
terasa nanti pada
masa mendatang. Teknologi ramah lingkungan
memiliki kelebihan dan kekurangan.
Keuntungan teknologi
ramah lingkungan, diantaranya :
1. Menghemat sumber energi
dan mengefesiensikan tenaga,
baik tenaga manusia, alam, maupun
mesin.
2. Menghindarkan manusia dari bahaya polusi,
penyebaran penyakit, keracunan dan berbagai
macam resiko penyakit yang ditimbulkan.
3. Menekan biaya pembuatan dan menggunakan
sumber daya alam
yang tidak dapat
diperbaharui.
4. Mengurangi jumlah sampah
anorganik yang tidak
dapat diuraikan oleh mikroorganisme.
Kekurangan teknologi ramah lingkungan diantaranya keberadaannya dan nilai
komsumtif pada masyarakat
yang masih rendah.
~Saran Kami~
Agar muncu l kesadaran
tersendiri dari masyarakat untuk senantiasa
selalu menggunakan teknologi ramah lingkungan. Walaupun harus kembali
menggunakan cara – cara tradisional yang lebih
ramah
lingkungan itu lebih
baik untuk dilakukan daripada menggunakan cara modern
tapi tidak ramah
lingkungan.
Sementara untuk menekan tingkat polusi udara, pemerintah sudah selayaknya
menaikan pajak pada kendaraan bermotor
dengan cara itu
sedikitnya pembelian kendaraan bermoto r berkurang. Meningkatkan kenyamanan pada kendaraan umum dan
memperbaiki fasilitasnya pun salah
satu cara yang bisa dilakukan,
karena apabila kendaraan umum itu nyaman banyak orang yang
lebih memilih naik kendaraan umum dan
kendaraan pribadi pun sedikitnya berkurang. Tetapi tetap harus
ada rasa sadar
diri dari masyarakatnya sendiri. Meskipun pemerintah telah meningkatkan
kenyaman kendaran umum dan memperbaiki
segala fasilitas tetapi tangan
– tangan jahil masyarakat masih banyak maka kenyamanan pun tidak akan
tercipta.
Dampak dari penggunaan teknologi ramah lingkungan
pun akan terasa
nanti ketika kita benar – benar sudah beranjak dewasa. Terkadang kita tidak
sadar akan hal
itu, tapi walaupun begitu sampai kapanpun tetap kita harus melakukan budaya menggunakan
teknologi ramah lingkungan.
Apa jadinya kita nanti jika
panas bumi semakin
meningkat dari tahun ke tahun,
bulan ke bulan
bahkan dari hari ke
hari. Lalu bagaimana
jika es di kutub utara
dan kutub selatan ini benar – benar mencair. Tentu bumi tempat kita berpijak ini akan hanyut. Dan tentu
juga kita semua tidak menginginkan
hal seperti itu terjadi.
Maka sekarang ini, teknologi ramah lingkungan dapat membantu
mengurangi pemanasan global yang dari
hari ke hari
semakin menjadi. Dengan kesadaran dari masyarakat
sendiri teknologi ramah lingkungan
dapat diciptakan dalam kehidupan sehari – hari dan dengan alat
– alat yang mudah didapat
dengan harga yang terjangkau.
Sebelum semuanya terlambat, mari kita jaga bumi ini
demi keselamatan kita semua dan generasi
berikutnya.
~KESIMPULAN~
Prinsip dasar penerapan teknologi ramah lingkungan adalah strategi mencegah, mengurangi dan menghilangkan
terbentuknya limbah sebagai bahan pencemar
lingkungan. Berupaya untuk meningkatkan produktivitas, menjaga keberlanjutan produksi dengan tetap
memelihara kelestarian lingkungan. Serta diperoleh keuntungan secara ekonomis, misal biaya
mencegah terbentuk limbah lebih
ringan dibandingkan beban pengolahan
limbah. Di Indonesia sebenarnya banyak contoh penerapan teknologi ramah lingkungan
tetapi belum luas,
sehingga pencemaran lingkungan masih lebih
dominant beredar.
DAFTAR PUSTAKA
Breeze,Paul. Power
Generation Technologies, Newnes, Great
Britain,
Sumarwoto,Otto. 1926, Ekologi
Lingkungan Hidup dan Pembagunan,
Jakarta: intan sejati klaten, 159-161
Dikutip Oleh : Dian Saputra
Kelas : XI Ips II
Dikutip Tanggal :
22-september-2013
PENGGUNAAN TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN
Semakin hari bumi semakin tua, semakin hari bumi semakin panas. Apabila kita tidak
peduli dengan bumi ini, bumi
akan semakin rusak. Ini semua terjadi karena ulah manusia yang secara sengaja
maupun tidak sengaja
sering merusak bumi ini
yang seharusnya kita jaga.
Panas di bumi
ini tidak akan bisa teratasi bila sejak dini kita
tak sadar diri
untuk turut serta merawatnya.
Sebagian besar kenaikan panas bumi terjadi
sejak pertengahan abad 20
yang kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas – gas rumah kaca akibat efek dari
rumah kaca, dengan
suhu rata-rata global pada permukaan bumi telah
meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Menurut IPPC (Intergovernmental
Panel on Climate
Change) suhu permukaan global akan meningkat
mulai dari 1.1
hingga 6.4 °C (2.0 hingga 11.5
°F) antara tahun 1990 sampai
2100.
Segala sumber energi yang
terdapat di bumi
berasal dari matahari. Maka dari
itu kita harus sadar
diri untuk saling
menjaga, merawat dan senantiasa
melestarikan bumi ini, salah satunya dengan menggunakan berbagai macam teknologi
yang ramah lingkungan.
Penggunaan teknologi ramah lingkungan
pada dasarnya harus sudah
bisa dimaksimalkan pada berbagai
bidang, namun hingga
saat ini masyarakat
cenderung lebih memilih
menggunakan teknologi yang pemakaiannya
lebih mudah dan
cepat walaupun teknologi
yang dipilih itu tidak ramah
lingkungan. Sementara pengertian teknologi ramah lingkungan
sendiri adalah teknologi yang memproteksi
lingkungan, mengurangi daya polusi,
menggunakan semua sumber
daya secara berkelanjutan, mendaur
ulang lebih banyak produk dan limbahnya, dan menangani
sisa limbah dengan cara yang benar.
Lalu bagaimana cara kita
untuk memanfaatkan teknologi ramah lingkungan
untuk menjaga bumi ini?
Itu semua mudah
untuk dilakukan. Mulai dari
hal – hal terkecil saja terlebih dahulu seperti pada bidang
pertanian agar mengurangi
pemakaian pestisida maupun pupuk
kimia yang berlebihan
dengan menggunakan pupuk kompos
dan kandang
yang ramah lingkungan dan tidak merusak
tanah.
Serta mengganti penggunaan traktor dengan kerbau dalam
mem-bajak sawah. Selain biaya perawatan kerbau yang
murah kotarannya pun bisa
dijadikan sebagai Biogas.
Selanjutnya dalam bidang rumah tangga, kita bisa
menggunakan sapu lidi
untuk membersihkan debu yang menempel pada karpet
daripada menggunakan vacum cleaner
yang membutuhkan listrik dan jadi tidak
ramah lingkungan. Selain sapu, ulekan pun alat yang ramah lingkungan. Ulekan bisa
digunakan ibu rumah
tangga untuk menghaluskan
bumbu dan mengganti
pemakaian blender yang harus
memakai tenaga listrik.
Sadar ataupun tidak sebenarnya
berjalan kaki dan bersepeda
itu menyehatkan dan termasuk
ramah lingkungan. Selain itu juga dengan
kita semakin sering berjalan kaki atau
bersepeda secara tidak langsung kita telah
membantu mengurangi polusi udara.
Tetapi karena kebiasaan dalam menggunakan kendaran bermotor dan fasilitas
yang kurang memadai bagi para pejalan
kaki
dan pesepeda, maka orang – orang lebih memilih untuk menggunakan kendaraan bermotor. Sekarang ini, pemerintah pusat maupun daerah telah
menyelenggarakan program car free day
di beberapa daerah atau
kota besar dalam usaha untuk mengurangi polusi dari kendaraan
bermotor yang tinggi. Namun sayangnya,
program tersebut belum terlaksana secara maksimal.
Otto Soemarwoto : Lingkungan hidup adalah jumlah
semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi
hal yang hidup termasuk kehidupan manusia. Artinya
Teknologi Yang Tidak Ramah Lingkungan Juga Dapat Mempengaruhi Kondisi
Lingkungan Yang Harmonis.
Hingga saat ini, kebanyakan orang tidak memilih
teknologi ramah lingkungan
karena memerlukan tenaga dan
waktu yang lebih dan
ada juga sebagian teknologi ramah lingkungan yang mahal.
Seperti contohnya fasilitas yang kurang
memadai bagi para
pejalan kaki dan
pesepeda yang membuat
mereka tidak nyaman. Juga karena
banyak trotoar yang digunakan
menjadi tempat berdagang para penjual
kaki lima, dan motor
yang suka menggunakan
trotoar seenaknya dalam menghindari kemacetan.
~Kelebihan dan Kekurangan Teknologi
Ramah Lingkungan~
Pada dasarnya, teknologi ramah lingkungan buatan manusia
walaupun sudah terbilang
canggih namun tentu masih jauh dari
kata sempurna . Dampak dari penggunaan
teknologi ramah lingkungan pun akan
terasa nanti pada
masa mendatang. Teknologi ramah lingkungan
memiliki kelebihan dan kekurangan.
Keuntungan teknologi
ramah lingkungan, diantaranya :
1. Menghemat sumber energi
dan mengefesiensikan tenaga,
baik tenaga manusia, alam, maupun
mesin.
2. Menghindarkan manusia dari bahaya polusi,
penyebaran penyakit, keracunan dan berbagai
macam resiko penyakit yang ditimbulkan.
3. Menekan biaya pembuatan dan menggunakan
sumber daya alam
yang tidak dapat
diperbaharui.
4. Mengurangi jumlah sampah
anorganik yang tidak
dapat diuraikan oleh mikroorganisme.
Kekurangan teknologi ramah lingkungan diantaranya keberadaannya dan nilai
komsumtif pada masyarakat
yang masih rendah.
~Saran Kami~
Agar muncu l kesadaran
tersendiri dari masyarakat untuk senantiasa
selalu menggunakan teknologi ramah lingkungan. Walaupun harus kembali
menggunakan cara – cara tradisional yang lebih
ramah
lingkungan itu lebih
baik untuk dilakukan daripada menggunakan cara modern
tapi tidak ramah
lingkungan.
Sementara untuk menekan tingkat polusi udara, pemerintah sudah selayaknya
menaikan pajak pada kendaraan bermotor
dengan cara itu
sedikitnya pembelian kendaraan bermoto r berkurang. Meningkatkan kenyamanan pada kendaraan umum dan
memperbaiki fasilitasnya pun salah
satu cara yang bisa dilakukan,
karena apabila kendaraan umum itu nyaman banyak orang yang
lebih memilih naik kendaraan umum dan
kendaraan pribadi pun sedikitnya berkurang. Tetapi tetap harus
ada rasa sadar
diri dari masyarakatnya sendiri. Meskipun pemerintah telah meningkatkan
kenyaman kendaran umum dan memperbaiki
segala fasilitas tetapi tangan
– tangan jahil masyarakat masih banyak maka kenyamanan pun tidak akan
tercipta.
Dampak dari penggunaan teknologi ramah lingkungan
pun akan terasa
nanti ketika kita benar – benar sudah beranjak dewasa. Terkadang kita tidak
sadar akan hal
itu, tapi walaupun begitu sampai kapanpun tetap kita harus melakukan budaya menggunakan
teknologi ramah lingkungan.
Apa jadinya kita nanti jika
panas bumi semakin
meningkat dari tahun ke tahun,
bulan ke bulan
bahkan dari hari ke
hari. Lalu bagaimana
jika es di kutub utara
dan kutub selatan ini benar – benar mencair. Tentu bumi tempat kita berpijak ini akan hanyut. Dan tentu
juga kita semua tidak menginginkan
hal seperti itu terjadi.
Maka sekarang ini, teknologi ramah lingkungan dapat membantu
mengurangi pemanasan global yang dari
hari ke hari
semakin menjadi. Dengan kesadaran dari masyarakat
sendiri teknologi ramah lingkungan
dapat diciptakan dalam kehidupan sehari – hari dan dengan alat
– alat yang mudah didapat
dengan harga yang terjangkau.
Sebelum semuanya terlambat, mari kita jaga bumi ini
demi keselamatan kita semua dan generasi
berikutnya.
~KESIMPULAN~
Prinsip dasar penerapan teknologi ramah lingkungan adalah strategi mencegah, mengurangi dan menghilangkan
terbentuknya limbah sebagai bahan pencemar
lingkungan. Berupaya untuk meningkatkan produktivitas, menjaga keberlanjutan produksi dengan tetap
memelihara kelestarian lingkungan. Serta diperoleh keuntungan secara ekonomis, misal biaya
mencegah terbentuk limbah lebih
ringan dibandingkan beban pengolahan
limbah. Di Indonesia sebenarnya banyak contoh penerapan teknologi ramah lingkungan
tetapi belum luas,
sehingga pencemaran lingkungan masih lebih
dominant beredar.
DAFTAR PUSTAKA
Breeze,Paul. Power
Generation Technologies, Newnes, Great
Britain,
Sumarwoto,Otto. 1926, Ekologi
Lingkungan Hidup dan Pembagunan,
Jakarta: intan sejati klaten, 159-161
Dikutip Oleh : Dian Saputra
Kelas : XI Ips II
Dikutip Tanggal :
22-september-2013
Teken in op:
Opmerkings (Atom)